ARTIKEL

CITA-CITA MULIA SYUHADA NASIONALISME INDONESIA


 Rabu, 18 November 2015 


CITA-CITA MULIA SYUHADA NASIONALISME INDONESIA

Saat Kini, Indonesia Telah Memasuki Usianya Yang Ke 70 Tahun, Sejak Diproklamasikan Kemerdekaannya Pada Tanggal 17 Agustus 1945. Pada Saat Itu Para Pemuda, Para Orang Tua, Para Pelajar, Para Guru, Para Pedagang, Para Tokoh Dari Latar Belakang Ras, Suku, Agama Dan Budaya Yang Berbeda, Semuanya Bersatu Dalam Satu Kesatuan Cita Cita Memperebutkan Kemerdekaan Dari Penjajah.

Mereka Merasa Senasib Sepenanggungan, Mereka Merasa Dari Kandungan Yang Sama, Dari Rahim Yang Sama Yaitu Ibu Pertiwi. Merekalah Syuhada Syuhada Nusantara (NKRI Kini), Yang Mengakui Bertumpah Darah Yang Satu, Tanah Air Indonesia, Berbangsa Yang Satu, Bangsa Indonesia Dan Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia.

Namun Seiring Perjalanan Waktu, Negeri Yang Konon Hidup Rukun Bergotong Royong, Damai Dan Sejahtera “gemah Ripah Loh Jinawe, Tata Tentrem Kerta Raharja”, Kini Mengalami Berbagai Bencana, Berbagai Kemelut, Berbagai Kerusuhan Dan Berbagai Kerusakan Akibat Dari Ulah Tangan Mereka Sendiri Sebagai Sebab Akibat Kemerosotan Budi Pekerti Yang Terkikis Oleh Budaya
luar Dan Materi Duniawi.

Jiwa Jiwa Para Syuhada, Semangat Semangat Para Pejuang, Visi Persatuan Dan Kesatuan, Hari Ini Sudah Hilang Spiritnya (roh), Sikap Rela Berkorban Harta Dan Jiwa Demi Negerinya Kini Sudah Pudar, Kalaupun Ada Hanyalah Propaganda Tulisan Dan Janji Janji Kosong Di Mulut Para Elit Yang Gemar Mamanipulasi Kebenaran, Bahkan Sebaliknya Para Pemimpin Yang Dipercaya Oleh Rakyatnya Justru Bertindak Demi Materi Dan Kepentingan Sesaat Untuk Diri Sendiri/pribadi Dan Golongannya.

Para Leluhur Bangsa Seperti Gajahmada Telah Menitipkan Visi “mempersatukan Nusantara”, RA Kartini Telah Membangkitkan Nurani Para Pemuda Pemudi Dengan “habis Gelap Terbitlah Terang”,

Boeng Tomo Merupakan Tokoh Pemuda Yang Terkenal Karena Heroismenya Dalam Membangkitkan Semangat Rakyat, Boeng Karno Yang Menginginkan Bangsa Yang “berdikari” Yang Pada Akhirnya Menjadi “ Matahari Dunia”.

Kita Simak Firman Tuhan, Sebagai Berikut :

   " Aku Benar-benar Bersumpah Dengan Negeri Ini, Dan Kamu Bertempat Di Negeri Dan Demi Bapak Dan Anaknya ". QS. Al Ballad/ Negeri (90) Ayat 1-3.

Injil, 1 Timotius 1 Ayat 18 :

Tugas Ini Kuberikan Kepadamu, Timotius Anakku, Sesuai Dengan Apa Yang Telah Dinubuatkan Tentang Dirimu, Supaya Dikuatkan Oleh Nubuat Itu Engkau Memperjuangkan Perjuangan Yang Baik Dengan Iman Dan Hati Nurani Yang Murni.

Oleh Karena Itu, Kami Dari Komunitas Kecil “menjadi Indonesia Sejati”, Berkeinginan Dan Bertekad Untuk Meneruskan Cita Cita Para Syuhada, Yang Siap Rela Berkorban Harta Dan Jiwa Dengan Hati Nurani Yang Murni Demi Negeri Yang Kita Cintai Ini Untuk Bersatu, Adil Dan Sejahtera Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, Dimulai Dari Yang Terkecil, Yaitu Diri Sendiri, Keluarga, Lingkungan,
bangsa Dan Negara.

Salam Rukun Agawe Sentosa, Bersatu Kita Teguh. Salam Mindset “Menjadi Indonesia Sejati).

 

sumber ilustrasi